SEGALA sesuatu yang berbau horor dan mistis, memang selalu bisa mencuri perhatian. Bahkan di zaman modern seperti sekarang, horor pun dimanfaatkan untuk menjadi sesuatu daya tarik wisata untuk uji nyali.
Bahkan, horor pun sudah menjadi komoditas yang dijual di beberapa negara Asia Tenggara lain selain Indonesia, seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura. Seperti dilansir South China Morning Post.
Pertama ada Thailand, dengan Justin Dunne sebagai sang pemilik dan pemandu utama tur Bangkok Haunt. Salah satu tur wisata yang dilakukan oleh Justin adalah tur horor yang berlokasi di sebuah pasar, di lantai dua yang sepi di kawasan Chinatown, Bangkok.
Para peserta wisata tur horor akan di bawa menuju rumah hantu yang secara interior terlihat seperti kuil Budha berukuran kecil.

Di sini para peserta tur horor akan melihat dewa-dewa yang berada di altar, lalu patung seorang anak laki-laki yang dikenal sebagai kuman thong atau boneka yang berisi roh bayi. Menurut legenda anak itu adalah jelmaan roh jahat, oleh karena itu dia pun diberikan sesajen berupa minuman soda berwarna merah dianggap menyerupai darah.
Tidak hanya berkunjung ke pasar yang sepi, tur ini juga membawa para pesertanya menuju lokasi terpencil dekat dengan lokasi hotel-hotel berhantu. Seperti, bekas klinik aborsi di belakang jalan, hingga satu-satunya gedung bioskop yang berdiri sendiri di kawasan tersebut.
Di tempat-tempat ini banyak kisah horor yang terjadi, seperti kisah hantu dua kakak beradik yang suka muncul dan menumpang taksi di malam hari, lalu tiba-tiba merangkak menuju rel kereta.
Hantu kakak-beradik ini, merupakan korban kecelakaan motor saat hendak menuju pemakaman almarhumah sang Ibunda. Dalam sebuah kecelakaan tragis, tubuh kedua kakak beradik ini terpotong karena terlindas kereta api.