Anggota keluarganya yang berada di rumah sempat bingung dengan asal suara. Sebab setiap terdengar 3 kali ketukan, suara akan hilang dan baru muncul satu jam kemudian. Kejadian tersebut terus berulang hingga suaranya semakin kencang. Tak hanya suara aneh, suasana rumah juga menjadi panas.
"Padahal sudah pakai kipas angin dan pintu sudah dibuka. Seisi rumah juga jadinya mudah emosi," imbuh Nano.

Tepat pukul 12 malam, suara ketukan dari peti kayu mengagetkan anak Nano dan membuatnya melapor ke sang nenek. Ibunda Nano yang paham jika sang anak menyimpan benda pusaka di dalam peti akhirnya menelepon dan menceritakan kondisi rumah. "Saat di telepon itu saya baru ingat itu malam suro, waktunya menjamas," imbuh Nano.