MENEMUKAN pasangan yang tepat untuk membangun rumah tangga bukanlah hal yang mudah. Belum lagi ketika sudah menemukan seseorang yang dirasa cocok dari segi sifat dan karakter, ternyata orangtua tidak memberikan restu. Tentunya situasi tersebut bisa terasa sangat menyulitkan.
Bagi Anda yang sedang berada dalam situasi ini, ada beberapa saran yang bisa menjadi pertimbangan. Berikut ulasannya seperti yang Okezone rangkum dari VeryWellMind.
Bicara dan dengarkan orangtua
Saat orangtua tidak memberikan restu terhadap hubungan yang sedang dijalani, cobalah adakan percakapan yang jujur dengan mereka. Tanya alasan orangtua tidak menyukai pasangan atau tidak setuju dengan pernikahan yang tengah direncanakan. Bicaralah dengan tenang dan penuh hormat sehingga orangtua bisa menyuarakan pendapatnya.

Mungkin orangtua merasa tidak memiliki cukup kesempatan untuk mengenal calon pasangan atau bisa jadi ada kesalahpahaman. Cobalah untuk menyelesaikan persoalan dan yakinkan orangtua jika pasangan memang sosok yang ideal.
Akan tetapi, bisa juga pertimbangkan hal-hal yang membuat orangtua enggan memberi restu. Tidak menutup kemungkinan pendapat orangtua ada benarnya.
Biarkan orangtua menghabiskan waktu dengan calon
Ajaklah orangtua untuk pergi bersama dengan calon pasangan. Entah itu untuk makan malam, pergi ke acara keagamaan, melakukan olahraga bersama, atau mungkin liburan.
Mintalah calon pasangan untuk mendiskusikan kenangan, impian, dan tujuan masa kecilnya sehingga orangtua bisa mengenalnya lebih baik. Melihat kebersamaan dan menyaksikan cinta di antara kalian dapat membantu meyakinkan orangtua jika calon pasangan adalah orang yang tepat.
Pertimbangkan konseling
Pilihan lainnya adalah mengajak orangtua dan calon pasangan untuk melakukan konseling. Pendapat pihak ketiga yang objektif bisa membantu menyelesaikan perbedaan pendapat. Datangilah terapis keluarga atau konselor pernikahan.
Rencanakan masa depan
Jika orangtua terus membenci calon pasangan, bicarakan batasan yang dibutuhkan untuk menjalin hubungan dengan orang tua. Mungkin pernikahan akan tetap berlangsung.
Untuk menghindari perselisihan yang lebih parah, atur waktu kapan bisa menghadiri pertemuan keluarga atau mengunjungi orangtua bersama-sama. Tapi pastikan pasangan jangan menjauh dari orangtua karena akan memperburuk situasi dan hubungan.
Hindari sejumlah taktik
Jangan gunakan pemerasan emosional pada orangtua untuk mendapatkan restu seperti hamil di luar nikah. Selain itu, jangan karena masalah ini hubungan orangtua menjadi buruk.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.