“Faktornya macam-macam, tapi paling banyak adalah karena trauma maupun ketidakmampuan melakukan penyesuaian seksual. Oleh sebab itu sangat penting adanya seks edukasi di mana seorang individu dimana usia perkembangan biologisnya tidak sejalan dengan perkembangan psikoseksualnya,” terang Zoya, saat dihubungi Okezone baru-baru ini.
Lebih lanjut, kecenderungan seseorang melakukan perilaku seks yang menyimpang bukan hanya karena trauma dan ketidakmampuan dalam melakukan penyesuaian seksual saja.
Masih ada beberapa hal kecil lainnya seperti rasa kecewa dan patah hati yang berujung pada perilaku seks yang menyimpang.