Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menteri Susi Kirim 173.800 Anak Lobster 'Berlibur' di Bali

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Senin, 15 Juli 2019 |09:44 WIB
Menteri Susi Kirim 173.800 Anak Lobster 'Berlibur' di Bali
Menteri Susi Pudjiastuti. (Foto: Dok KKP)
A
A
A

KEBIASAAN para nelayan menangkap ikan dengan pukat harimau membuat hewan laut yang masih berusia muda ikut tertangkap. Hal inilah yang membuat Menteri Susi geram, karena menyebabkan ekosistem laut menjadi tidak seimbang.

Mereka menjadi semakin sulit untuk berkembang biak lantaran jumlahnya semakin menipis karena terus ditangkap oleh manusia. Alhasil Menteri Susi pun membuat aturan yang melarang penangkapan ikan menggunakan cantrang, agar ikan-ikan yang masih muda tidak ikut tertangkap.

Belum lama ini, Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Susi Pudjiastuti melakukan kampanye dengan memberikan edukasi kepada masyarakat setempat agar turut menjaga keseimbangan ekosistem laut.

Dalam sebuah video singkat yang diunggah di akun Instagram @susipudjiastuti115, wanita asal Pangandaran tersebut melepas 173.800 benih lobster di kawasan Nusa Penida dan Nusa Dua, Bali. Hal ini dilakukan agar habitat lobster di laut tidak terganggu sehingga mereka bisa berkembang biak dengan baik.

Dalam video tersebut Menteri Susi juga memberikan sedikit penjelasan kepasa masyarakat menggunakan bahasa Inggris seputar lobster. Dalam video tersebut Susi mengajak masyarakat untuk tidak menangkapi lagi benih-benih lobster.

Pasalnya lobster tidak bisa dibudidayakan di rumah dan hanya bisa hidup di alam. Sehingga stok lobster di Indonesia hanya ada di alam. Oleh sebab itu Menteri Susi menyarankan untuk mengembalikan benih-benih lobster ini ke alam untuk menjaga kelangsungan hidup mereka.

“Saya harap tidak ada lagi yang menangkap benih lobster karena stok lobster kita hanya ada di laut. Kalau terus ditangkap, lobster kita akan punah. Ayo kita jaga sama-sama, semoga bayi-bayi lobster ini bisa tumbuh hingga besar,” tulis Menteri Susi dalam unggahannya.

Alhasil postingan yang diunggah Menteri Susi pun mendapatkan banyak tanggapan berupa komentar dari para netizen yang melihatnya. Banyak dari netizen yang salut dan mendukung keputusan Menteri Susi.

“Luar biasa bu pahlawan kelautan nusantara. Sehat selalu ibu,” tulis akun @sianitaarighi.

“Ibu terhebatt. Love you buu. Semoga sehat dan selalu dilindungi Tuhan ya bu,” terang akun @laylabasheyb.

Sementara akun @emiltan13 menulis: “Mantaf bu Susi, sehat selalu bu.”

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement