Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ngeden Terlalu Semangat saat BAB? Hati-Hati Ini 4 Bahayanya

Agregasi Hellosehat.com , Jurnalis-Jum'at, 12 Juli 2019 |13:32 WIB
<i>Ngeden</i> Terlalu Semangat saat BAB? Hati-Hati Ini 4 Bahayanya
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

2. Prolaps rektum

Mengejan saat buang air besar atau BAB tidak hanya berdampak bagi anus, tapi juga rektum. Rektum merupakan bagian terujung dari usus besar yang berfungsi menampung feses sebelum dikeluarkan.

Prolaps rektum atau turunnya usus besar adalah kondisi ketika posisi rektum berpindah dari jaringan yang menyangganya. Rektum kemudian terdorong keluar dari tubuh melalui bukaan pada saluran anus.

Cara paling efektif untuk mengatasi prolaps rektum adalah melalui operasi. Setelah operasi, Anda masih harus menghindari berbagai faktor yang dapat memicu sembelit serta mengonsumsi obat-obatan khusus bila diperlukan.

Cara paling efektif untuk mengatasi prolaps rektum adalah melalui operasi.

3. Wasir (hemoroid)

Pembuluh vena di sekitar anus dan rektum bagian bawah dapat meregang dengan mudah oleh tekanan. Lambat laun, pembuluh vena dapat membesar, mengalami pembengkakan, dan berkembang menjadi wasir.

Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan wasir, dari kebiasaan duduk terlalu lama, sering menunda BAB, hingga kebiasaan mengejan saat buang air besar. Tekanan saat mengejan akan melukai wasir dan menyebabkan perdarahan.

Anda bisa mencegah wasir dengan memperbanyak konsumsi makanan kaya serat, minum cukup air, tidak menunda BAB, dan lebih banyak bergerak. Cara ini bermanfaat untuk mengembalikan tekstur normal feses sehingga tidak sulit dikeluarkan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement