Magelang, Jawa Tengah memiliki keindahan alam menarik serta beberapa wisata yang patut untuk dieksplorasi. Jika berkunjung ke Magelang tidak akan seru apabila tidak melihat keindahan alam pegunungan.
Sebagaimana diketahui, Magelang diapit oleh lima gunung yakni gunung Merapi, Merbabu, Sumbing, Sindoro dan Andong. Tanpa perlu kesulitan Anda bisa langsung mengabadikan foto karena letak gunung yang sudah terlihat sangat jelas.

Apabila kurang puas dan ingin mendapatkan spot foto yang menarik, Anda bisa berkunjung menuju Ketep Pass. Ketep Pass merupakan objek wisata alam kegunungapian, khususnya Gunung Merapi.
Ketep Pass berada di ketinggian 1.200 mdpl dan hanya berjarak 30 kilometer dari Candi Borobudur. Di tempat ini Anda bisa mengunjungi gardu pandang yang terdiri dari dua buah gazebo.
Dari sini pemandangan Gunung Merapi dan Merbabu serta hamparan lahan pertanian di kedua kaki gunung itu terlihat dengan jelas. Para wisatawan juga bisa melihat dahsyatnya letusan Gunung Merapi pada 2010 silam yang merupakan letusan terbesar sepanjang satu abad terakhir.

Terdapat Ketep Volcano Theatre yang memutarkan film dokumenter tentang dahsyatnya letusan Gunung Merapi dengan kapasitas tempat duduk sebanyak 78 kursi.
Kepala Bagian Pemasaran Ketep Pass, Alfian mengatakan para masyarakat yang ingin mengabadikan foto dari Ketep Pass, dianjurkan untuk datang sekira pukul 06.00-08.00 WIB. Pasalnya jam tersebut sangat tepat untuk mendapatkan pemandangan gunung yang indah.
“Jam terbaik untuk mengabadikan foto dari Ketep Pass adalah pukul 06.00-08.00 WIB. Pada jam segitu belum ada kabut yang turun, maka pemandangan gunung serta hamparan pertanian dapat terlihat dengan jelas,” terang Alfian, saat diwawancarai Okezone di lokasi, Kamis (11/7/2019).

Setelah bersenang-senang melihat keindahan alam pegunungan, aktivitas menarik lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan perjalanan menggunakan mobil klasik VW Safari atau lebih dikenal dengan VW Camat.
Tak perlu khawatir kantong bakal jebol di Magelang, mobil ini mampu membawa empat orang penumpang sekali jalan. Anda pun bisa menentukan sendiri paketan yang hendak dipilih untuk menikmati mobil klasik ini.
Harga termurah yang ditawarkan adalah short Rp350 ribu dengan durasi 2,5 jam. Namun tersedia pula beberapa paket lainnya yakni medium selama 3,5 jam Rp450 ribu, long dengan 5 jam perjalanan Rp650 ribu serta paket one day dengan tarif Rp850 ribu.
Widi seorang driver sekaligus anggota komunitas VW Cabrio Borobudur mengatakan bahwa mobil yang dimilikinya masih menggunakan mesin dan body orginal pabrik. VW yang digunakan olehnya keluaran 1976, namun tetap prima saat mengaspal di jalanan.

“Mobil yang milik saya keluaran 1976. Body dan mesinnya masih full original. Tantangan terberat memiliki mobil tua adalah sparepart dan ongkos montir yang mahal. Komunitas VW Cabrio di Magelang ada sekira 75 orang dengan mobil tertua keluaran 1972,” tutur Widi.
Usai menikmati nostalgia dengan mobil antik, Anda bisa menikmati kesenian dan budaya yang disuguhkan di Oemah Mbudur. Di tempat ini terdapat seniman yang terampil dalam memahat batu menjadi sebuah patung dan karya seni menarik.

Ada pula beberapa tarian yang disuguhkan oleh para remaja perempuan yang masih berusia 12 hingga 17 tahunan dengan iringan alat musik tradisional seperti gamelan.
(Utami Evi Riyani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.