Selain itu, ISNC akan diikuti oleh para pelajar dan peserta umum dengan kostum megah dan menarik. Bukan saja peserta dari dari sanggar, instansi BUMN, serta pemerintahan Kota Semarang, peserta dari luar daerah pun banyak. Mulai dari Salatiga, Jember, Jepara, Manado, Papua, dan Pemalang.
"Pokoknya bakal heboh. ISCN akan merubah jalan-jalan di Semarang menajadi panggung pertunjukan yang megah. Kita juga akan set jalur sepanjang karnaval dengan hiasan lampu yang membuatnya cantik di kamera. Yang hobby foto silahkan datang dan temukan sendiri sensai berbeda yang ditawarkan ISCN 2019," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisat Kota Semarang, Indriyasari.
Indriyasari menambahkan, ISCN tahun ini mengambil tema Pelangi Nusantara. Tema ini diambil sebagai untuk menggambarkan kekuatan Indonesia sebagai negara dengan keberagamam suku, ras, agama dan golongan.
"Tema Pelangi Nusantara akan menjadi tema besarnya, di mana nantinya dibagi lagi menjadi empt sub tema/defile, yaitu wayang yang mewakili Pulau Jawa dan Bali, Papua yang mewakili Indonesia Timur, Minangkabau yang mewakili Sumatra, dan Enggang yang mewakili Pulau Kalimantan," paparnya.
Perlu dicatat rute ISNC dan Pawai Budaya akan melewati jalur yang sama dengan even sebelumbya. Karnaval ini akan mengambil start pukul 18.30 WIB, di mana nantinya akan dimulai dari Jalan Imam Bonjol depan Udinus, menuju Jalan Piere Tendean, kemudian menuju Jalan Pemuda Balaikota, dan berakhir di Gedung Pandanaran Jalan Imam Bonjol.