Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada Ladies, Ini 4 Bahaya Pakai Celana Jeans Ketat bagi Miss V

Willi Zera Kertangi , Jurnalis-Jum'at, 21 Juni 2019 |09:33 WIB
Waspada <i>Ladies</i>, Ini 4 Bahaya Pakai Celana Jeans Ketat bagi Miss V
Celana jeans ketat bahayakan kesehatan Miss V (Foto : Healthline)
A
A
A

2. Infeksi saluran kemih

Infeksi saluran kemih terjadi ketika bakteri masuk ke dalam uretra, tempat keluarnya kencing. Kasus tersebut dimulai ketika seorang wanita buang air kecil lebih dari biasanya.

Ketika infeksi berlanjut, infeksi ini dapat menyebabkan rasa sakit dan perasaan tidak nyaman di sekitar kandung kemih. Anda tidak perlu pergi ke dokter untuk konsultasi, karena kasus ini biasanya sembuh sendiri setelah beberapa hari.

Ketika antibiotik diperlukan, dokter disarankan untuk meresepkan pasien untuk mencegah infeksi menjadi resistan terhadap obat di masa depan. Mungkin ide yang baik untuk mendapatkan resep cadangan untuk digunakan jika gejala Anda tidak hilang dalam waktu 48 jam atau bertambah buruk.

3. Vulvodynia (Nyeri pada Miss V)

Vulvodynia adalah sindrom nyeri kronis pada vulva yang mempengaruhi sekitar 16% wanita selama tiga bulan atau lebih. Rasa sakit dapat ditandai dengan rasa terbakar, iritasi, nyeri menyengat atau tajam. Sebagian besar kasus vulvodynia didefinisikan oleh rasa sakit yang berlangsung selama bertahun-tahun, meskipun beberapa kasus melaporkan nyeri intermiten.

Ini dapat terjadi setelah menggunakan pembalut, berhubungan seks, atau ketika tekanan diberikan ke Miss V melalui duduk lama atau mengendarai sepeda. Sindrom ini dapat diobati dengan obat yang diresepkan dokter seperti krim dan salep. Selain perawatan, vulvodynia bisa mendapat manfaat dari perubahan gaya hidup termasuk menggunakan pelumas saat berhubungan seks dan mengenakan pakaian dalam dari bahan katun. Konseling dan terapi fisik juga terbukti bermanfaat.

Celana Jeans Ketat

4. Gatal gatal

Anda mungkin pernah merasakan gatal-gatal di bagian kewanitaan, hal tersebut disebabkan oleh jenis jamur yang disebut dermatophyte. Juga dikenal sebagai tinea cruris, ditandai dengan ruam merah yang sering terlihat mirip dengan kurap dan dapat menjadi bersisik dan sangat gatal.

Sel ragi biasanya hadir dalam jumlah kecil di kulit Anda tetapi jika Anda menghasilkan terlalu banyak dapat menyebabkan infeksi. Anda mungkin melihat area yang lembap dan berkilau pada kelamin Anda dan benda-benda putih di lipatan kulit Anda, bersama dengan ruam. Krim anti-jamur adalah bentuk perawatan terbaik, tetapi jika masalahnya masih ada, temui dokter Anda.

(Helmi Ade Saputra)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement