Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sudah BAB Perut Malah Makin Sakit? Apa Sebabnya

Agregasi Hellosehat.com , Jurnalis-Selasa, 11 Juni 2019 |16:34 WIB
Sudah BAB Perut Malah Makin Sakit? Apa Sebabnya
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

3. Diare atau muntaber

Sakit perut mendadak setelah BAB disertai diare bisa jadi gejala dari penyakit muntaber (gastroenteritis). Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus pada saluran pencernaan akibat mengonsumsi makanan yang terkontaminasi.

Muntaber biasanya akan hilang setelah beberapa hari, tapi gejalanya masih dapat muncul selama pemulihan. Anda pun berisiko mengalami dehidrasi akibat diare berulang kali. Cegahlah dengan mengonsumsi makanan lembut dan cairan yang cukup hingga gejala membaik.

Sakit perut mendadak setelah BAB disertai diare bisa jadi gejala dari penyakit muntaber

4. Irritable bowel syndrome (IBS)

Rasa sakit yang muncul pada perut setelah BAB bisa jadi tanda Anda terkena IBS, meski tidak selalu. Gejala lain yang menyertai IBS antara lain, kram bagian bawah atau seluruh perut, mulas yang muncul dengan cepat, sering kali disertai diare, sembelit, tidak bisa makan makanan jenis tertentu, perut sering kembung dan rasa lelah dan sulit tidur.

IBS tidak dapat disembuhkan dengan cepat, tapi Anda dapat mengatasi gejalanya dengan beberapa cara. Misalnya mengubah pola makan dan gaya hidup, mengonsumsi obat, atau terapi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement