SEBAGAI tanaman herbal temu ireng memiliki banyak khasiat. Tanaman yang adalah yang punya nama latin curcuma aeruginosis ini sebenarnya masih satu spesies dengan temulawak, dan sama-sama sering diberikan pada anak kecil yang susah makan.
Tidak heran, tanaman herbal ini sering disebut sebagai jamu penambah nafsu makan alias jamu cekok. Namun, apa lagi khasiat sebenarnya dari temu ireng?
Temu ireng merupakan salah satu jenis tanaman Zingiberaceae yang telah dikenal masyarakat sebagai bahan pengobatan tradisional. Biasanya manfaat temu ireng digunakan sebagai bahan ramuan obat alami. Contohnya untuk mengobati batuk, asma, kudis, cacing, malaria, serta sebagai obat penambah nafsu makan.
Baca Juga: 8 Fakta Supermodel Asal China, Ming Xi yang Dilamar Putra Raja Kasino

Sayangnya, belum ada penelitian valid yang bisa membuktikan bahwa manfaat temu ireng benar-benar bisa mengobati berbagai macam penyakit seperti yang telah disebutkan di atas.
Tapi, Penelitian di Naresuan University, Thailand, menemukan potensi manfaat temu ireng untuk mengatasi kebotakan pada pria. Penelitian ini menguji 87 pria yang mengalami kebotakan atau androgenetic alopecia (AGA).
Para pria tersebut secara acak menerima perbandingan obat antara monixidil (obat penumbuh rambut), serta ekstrak temu ireng dan dibandingkan dengan plasebo. Penelitian ini menguji pemakaian obat-obat tersebut selama dua kali selama enam bulan. Obat dioleskan ke kulit kepala seperti keramas.
Baca Juga: Viral Kisah Cinta Bule yang Menikah dengan Satpam Sekolah, Bikin Baper!

Kemanjuran obat dinilai berdasarkan seberapa banyak pertumbuhan rambut di area kebotakan yang menjadi target dan penilaian subyektif pasien tentang pertumbuhan rambutnya.
Hasilnya, didapat bahwa manfaat ekstrak temu ireng dan monoxidil dapat mengurangi kebotakan dan merangsang pertumbuhan rambut baru. Penggunaan temu ireng dan monoxidil sebagai obat herbal juga aman dan terbukti tidak menimbulkan efek samping apa-apa pada rambut serta kulit kepala.