PEMILIHAN Dimas dan Diajeng kota Yogya 2019 mencapai finalnya malam. Akhirnya, terpilihlah Dimas Ryan Permana Nur Muhammad dan Diajeng Putri Kumala Devianti yang bakal membawa dan ikut serta memajukan pariwisata Yogya untuk dua tahun kedepan.
Dalam Grand final pemilihan Dimas Diajeng Kota Yogya 2019 yang dihelat pada kemarin malam, berlangsung seru dan penuh ketegangan. Ke 30 finalis tampak siap untuk menyalurkan berbagai aspirasinya membangun Yogya dihadapan juri dan juga tamu. Setelah menyisihkan 10 besar finalis, Kota Yogya saat ini sudah memiliki Dimas Diajeng muda tahun 2019.
Baca Juga: Kontestan Masterchef Ini Gagal Comeback, Chef Arnold Kecewa Berat

Kepada para wartawan Diajeng Putri Kumala mengatakan tidak pernah terpikir sebelumnya untuk menjadi Diajeng Kota. Menurutnya tantangan tersulit itu ketika dia kurang percaya diri karena melihat finalis lain memiliki kualitas dan potensi luar biasa terhadap pengembangan pariwisata.
"Dari situ saya harus bangkit nih harus menegakan lagi untuk membangun rasa percaya diri saya, alhamdulilah modal itu membawakan hasil," kata Diajeng Putri Kumala setelah usai acara.
Pun yang diutarakan oleh Dimas Ryan, dia juga tak menduga sama sekali karena telah terpilih menjadi Dimas Kota Yogya, terlebih lagi dia juga terpilih sebagai Dimas Terfavorit.
Baca Juga: Hukum Menikahi Janda dalam Islam, Benarkah Datangkan Banyak Rezeki?

"Jadi ini hal yang tidak kami duga sama sekali khususnya saya, kenapa kami bisa terpilih. Tapi kami akan terus berkontribusi untuk Yogya kedepanya," tutur Dimas Ryan.
Diajeng Putri Kumala juga menuturkan untuk teman - teman seperjuangannya bahwa tahun yang akan datang, pihaknya akan jadi lebih baik lagi dan menjadikan pariwisata Kota Yogya semakin berkembang.
"Ayo selalu kembangkan potensi kalian dan jadilah pemuda terbaik dan selalu menghinspirasi pemuda yang lainnya," tambah Diajeng Putri Kumala.
Hergita Syi Vadila Sudarisman, Diajeng Kota Yogya tahun 2017 yang turut berpesan kepada Dimas Diajeng yang terpilih 2019.
"Agar senatiasa mengemban amanan lebih baik dan juga bisa berkontribusi aktif khususnya untuk generasi muda saat ini. Terus berkontribusi aktif, tidak hanya sampai Grand final tapi dua tahun kedepan dan tetap menjaga kekompakan paguyuban Dimas Diajeng Yogya. Tetap rendah hati dan menghargai proses-proses," katanya.
Menurutnya yang harus dititik beratkan adalah loyalitas kontribusi maupun kreatifitas yang dimiliki Yogya harus tetap ditonjolkan. Ini dikarenakan masa tugas Dimas Diajeng yang terbilang cukup lama yaitu sekitar 2 tahun.
"Nikmati prosesnya agar dapat terus berkembang khususnya potensi diri dan juga kemampuan softkill. Harapannya mereka bisa jadi panutan atau roll model bagi masyarakat, generasi muda yang ada di kota," tutur Dimas 2017 Romandha Edwin.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.