Perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan hak-hak wanita ternyata belum berakhir. Meski di zaman modern seperti saat ini sudah banyak bermunculan sosok perempuan hebat, tangguh, dan mandiri, namun isu kesetaraan gender masih menjadi polemik yang membutuhkan perhatian dari berbagai pihak.
Jika bercermin dari beberapa contoh kasus kekerasan dalam rumah tangga, atau isu-isu ketidakadilan yang dialami perempuan Indonesia, pendidikan bisa jadi solusi terbaik untuk menekannya. Hal inilah yang melatarbelakangi program Sekoper Cinta (Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-Cita) yang diprakarsai oleh Atalia Praratya Kamil selaku Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat.
Sekoper Cinta hadir sebagai wadah perempuan bertukar pengetahuan dan pengalaman untuk meningkatkan kualitas hidup. Program ini juga sebagai upaya pemberdayaan perempuan untuk mewujudkan kesetaraan peran, akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat antara perempuan dan laki-laki di semua bidang.
Menurut Atalia, selama perempuan tidak menyalahi kodratnya, menjadi sangat penting bagi mereka untuk menambah wawasan dan menuntut ilmu setinggi-tingginya.
