Adapun untuk memastikan kondisi yang dialami benar sakit maag , dr Hendra menyarankan untuk minum obat sakit maag. Bila hanya sakit maag, biasanya keluhan akan reda.
“Tetapi bila berlanjut, harus periksa ke dokter, karena bagi awam gejalanya hampir sama dengan serangan jantung,” papar dr Hendra dari RS Pondok Indah-Puri Indah.
Selain itu, bila karena maag ada penyebabnya, misalnya telat makan. Keluhan telat makan biasanya muncul pada usia di bawah 45 tahun dan sudah ada keluhan klinis sebelumnya, lalu mengonsumsi makanan pencetus tersebut.
“Tetapi jika masih ragu, apalagi setelah diberi obat maag tidak membaik, sebaiknya ke rumah sakit,” katanya.
