Suasana hutan bakau yang masih asri akan menyambut pengunjung ketika memasuki lokasi Pantai Tumpapa. Terdapat satwa-satwa liar yang hidup di sekitar hutan, seperti burung bangau, biawak, dan elang pantai. Sampai di lokasi, pengunjung bisa menikmati hamparan pasir putih yang membentang sepanjang garis pantai dengan ditumbuhi pepohonan.
“Pohon-pohon yang tumbuh di sekitar pantai membuat daerah pesisir menjadi teduh, sehingga para pengunjung dapat bersantai dengan nyaman. Peserta lomba foto pun bisa leluasa mengambil angle yang akan dibidik,” imbuhnya.
Begitu pun dengan Makakata Indah Tomini, merupakan destinasi wisata pantai di wilayah Parigi Moutong yang selama ini cukup banyak dikunjungi masyarakat sekitar. Banyak spot-spot instagramable yang dihadirkan pengelola, sehingga lokasi ini masuk kategori nomadic tourism. Generasi millenial paling banyak mengunjungi tempat ini.
Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Kemenpar Esthy Reko Astuti berharap, pemerintah daerah bisa terus mengeksplor kekayaan wisata yang dimiliki Parigi Moutong. Baik wisata alam, seni budaya, maupun kulinernya. Semua bisa lebih dimaksimalkan agar semakin banyak wisatawan yang datang ke daerah utara di wilayah Sulawesi Tengah ini.
“Banyak cara bisa dilakukan untuk mengeksplor destinasi wisata yang ada. Selain dengan mengadakan lomba foto atau menggelar event tahunan, bisa juga menggandeng generasi millenial untuk terlibat langsung dalam hal promosi, khususnya di media sosial seperti Instagram,” jelasnya.