Terpisah, Kabid Pemasaran Area III Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar Sapto Haryono menuturkan, kuliner menjadi sarana efektif menjaring wisatawan negeri tetangga. Apalagi lidah wisatawan Malaysia dan Brunei Darussalam sangat familiar dengan rasa kuliner di Kalimanta. Karena pada dasarnya masyarakatnya masih sama-sama rumpun Melayu.
"Kemasyuran kuliner Nunukan di negeri jiran sudah melegenda. Seperti beras Adan dari Krayan. Kalau mau makan nasi yang enak warga negara tetangga rela membayar mahal beras Adan. Makanya Sultan Brunei pun sangat menyukainya. Dari sini perlahan kita masuk," ujar Sapto.
Bagi Menteri Pariwisata Arief Yahya kuliner menjadi cara paling cepat, paling efektif, dan paling halus untuk melakukan penetrasi pasar wisatawan. Contohnya wisatawan Malaysia dan Brunei yang rela menempuh perjalanan jauh ke Pontianak hanya untuk berwisata kuliner.
"Itulah keunggulan kuliner kita. Siapa pun pasti terpikat. Kelezatan kuliner Indonesia sudah mendunia. Nah yang masih penasaran akan kelezatan kuliner khas Kalimantan silahkan datang ke Festival Crossborder Nunukan. Nanti akan ada bazzar kuliner juga disana," pungkas Menteri asal Banyuwangi itu.
(Abu Sahma Pane)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.