Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Belalang Goreng, Gurih dan Krispi Tapi Harus Hati-Hati

Belalang Goreng, Gurih dan Krispi Tapi Harus Hati-Hati
Belalang. (Foto: Retno Wulandari)
A
A
A

Bagi masyarakat di wilayah Purwodadi, Cepu, Blora dan sekitarnya Walang Goreng menjadi kuliner musiman yang selalu dinantikan. Karena belalang hanya banyak dijumpai saat musim penghujan seperti saat ini, yaitu antara bulan Januari hingga Mei.

Walang sebutan bahasa jawa dari Belalang ini lebih sering disajikan dengan cara digoreng. Selain rasanya yang gurih dan renyah. Walang goreng juga kaya akan protein. Jadi bagi yang intoleran terhadap protein tinggi, sebaiknya menghindari kuliner yang satu ini, karena dapat menyebabkan biduran.

Menurut pengakuan penjual yang saya jumpai, belalang-belalang ini bukanlah berasal dari wilayah Purwodadi, Cepu maupun Blora, melainkan didatangkan dari wilayah Gunung Kidul-Yogyakarta. Satu kilogram belalang hidup dijual dengan harga Rp80.000 - Rp135.000. Sedangkan belalang matang dijual per ons (100 gr) dengan harga Rp25.000 - Rp35.000.

Setelah diolah berat belalang biasanya menyusut. Satu kilogram belalang hidup menghasilkan 500 gram walang matang. Tak heran bila walang goreng dijual dengan harga mahal.

Pengen tahu cara mengolah walang goreng? Simak yang berikut ini:

Walang hidup dimasukan ke baskom/ember. Lalu disiram dengan air suhu ruangan sampai mati.

Setelah itu bersihkan walang dengan cara membuang kotoran walang satu-persatu. Kemudian setelah semua kotoran walang dihilangkan, bilas dengan air bersih.

Siapkan bumbu halus: bawang putih, ketumbar, dan garam. Masukkan bumbu halus ke dalam panci berisi walang yg sdh bersih. Tambahkan air secukupnya. Lalu masak diatas api sedang sampai mendidih dan air habis. Lalu goreng hingga matang dan renyah.

Di tempat asalnya, Gunung Kidul Walang Goreng menjadi kuliner khas yang wajib dibeli sebagai oleh-oleh.

(Martin Bagya Kertiyasa)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement