Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada, TB Tulang Bisa Picu Kelumpuhan jika Telat Diobati

Dewi Kania , Jurnalis-Selasa, 19 Maret 2019 |20:06 WIB
Waspada, TB Tulang Bisa Picu Kelumpuhan jika Telat Diobati
Hasil Rontgen Paru-Paru (Foto: Drrina)
A
A
A

PENYAKIT tuberkulosis (TB) seringnya memang menularkan ke paru. Tapi bisa saja menjalar ke tulang punggung. Walau penularan awalnya kuman TB ke paru, lama-lama bisa menjalar ke tulang punggung. Sayang, gejala awam TB tulang dan TB paru sulit membedakannya.

Direktur Kesehatan Ditjen Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan RI dr Arie Zakaria, SpOT menjelaskan, proses penularannya TB paru bisa menjalar ke tulang punggung lewat darah. Kuman TB bisa bersarang di bagian tulang belakang.

Baca juga :

"Penularan TB dari paru masuk ke darah lalu menjalar ke tulang punggung, juga ke lutut. Tapi penularannya dengan tidak sengaja yang bisa menyebabkan kelumpuhan tulang," ujar dr Arie, saat Temu Media Peringatan Hari TB Sedunia, di kawasan Kuningan, Jakarta, Selasa (19/3/2019).

Pasien biasanya akan mengalami gejala TB pada umumnya, seperti batuk darah atau batuk biasa dalam waktu yang tidak singkat. Disertai dengan rasa nyeri punggung tak biasa dalam jangka waktu lama.

Adapun faktor risiko yang paling sering memicu TB tulang adalah penyakit TB paru yang tidak diobati. Disertai gizi buruk dan sistem daya tahan tubuh yang rendah.

"Tahunya pasien TB tulang ini tidak sengaja memang. Dari hasil rontgen, ada yang beda di tulang punggung, biasanya terdapat nanah," tuturnya.

Kuman TB yang menjalar ke tulang, sebut dr Arie, sulit dipulihkan. Demi kesembuhannya, pasien TB tulang minum obat selama 2 tahun.

Karena sering terlambat terdeteksi, kata dr Arie, pasien TB tulang sangat rentan mengalami kelumpuhan. Terkadang tulangnya jadi bungkuk atau dampak lainnya yang membahayakan pasien.

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement