Baca Juga: Kamu Gampang Alergi? Kenali Dulu Apa Itu Alergi yang Sebenarnya

Pernyataan tersebut tentu menimbulkan sebuah tanda tanya besar, “Apakah pemberian vaksin HPV ini memang harus dilakukan saat anak-anak baru menginjak usia remaja?”
Venny mengatakan, sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa respons imun pada perempuan berusia antara 9-13 tahun jauh lebih baik dibanding usia di atasnya. Pemberian vaksin HPV juga diklaim lebih efektif jika diberikan pada perempuan yang belum menikah.
“Bayi yang baru lahir saja langsung divaksin, tugasnya memang untuk mencegah virus penyakit, dan prinsipnya sama dengan kanker serviks. Lebih baik dilakukan sebelum menikah, tapi setelah menikah juga tidak apa-apa. Bedanya, saat masih remaja, hanya membutuhkan 2 kali suntik vaksin. Sementara di atas usia 13 tahun pemberian vaksin harus dilakukan 3 kali,” tukas Venita.
(Utami Evi Riyani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.