NYEPI adalah hari raya umat Hindu yang dirayakan setiap tahun Baru Saka. Nyepi tahun ini jatuh pada hitungan Tilem Kesanga (IX), yang dipercayai merupakan hari penyucian dewa-dewa yang berada di pusat samudera membawa intisari amerta air hidup. Secara etimologis asal kata ‘nyepi‘ berasal dari kata ‘sepi‘ yang merupakan kata sunyi, senyap, dan hening.
Berdasarkan dari kata tersebut, kegiatan Nyepi dengan ritual Penyepian ini menekankan pada prinsip keseimbangan. Yaitu, suatu proses mengembalikan atau dikembalikan alam beserta isinya ke dalam suatu keadaan titik atau masa, sepi (sunyi, hening, dan senyap).
Baca Juga:
Dikabarkan Dekat dengan Luna Maya, Intip Penampilan Faisal Nasimuddin yang Kece Abis
6 Daftar Turis Terburuk di Dunia, Nomor 1 Tidak Heran
Tetapi, bukan berarti semua itu tanpa isi, rasa dan makna, kenihilan pada tatanan sosial kemasyarakatan yang hidup dan bernilai suci serta merupakan suatu tingkatan tertinggi dari sebuah ukuran manusia yang taat kepada ajaran suci Hindu.
Maka akan berbeda dari hari biasanya ketika Bali saat merayakan Nyepi, ada beberapa larangan terkait aktivitas yang tidak boleh dilakukan saat Nyepi berlangsung.