
"Kami hanya menemukan paus tersebut karena adanya burung pemakan bangkai. Burung pemakan bangkai terlihat berputar-putar di atas bangkai yang ditemukan berembunyi di semak-semak agak jauh dengan laut," tutur Dirlene Silva dari departemen lingkungan kesehatan dan sanitasi Brasil.
Presiden Bircho D'Agua dan Spesialis Kelautan, Renata Emin, masih terus mengkaji bagaimana cara mamalia ini bisa terdampar di hutan bakau. Mereka masih tidak percaya dengan beberapa spekulasi yang ada saat ini.
"Kami masih tidak yakin bagaimana paus bisa berada di sini. Tapi kami menduga makhluk itu mengambang dekat ke pantai dan ketika air pasang selama beberapa hari terakhir, hal tersebut membuatnya terempas ke darat menuju hutan bakau," tutur Renata.

(Renny Sundayani)