(Foto: Pradita Ananda/Okezone)
Sinthya melanjutkan, perkembangan media sosial di era digital yang begitu besar di Indonesia ini jadi lahan subur bagi orang-orang penganut paham radikalisme yang ekstrem untuk menerapkan paham tersebut pada generasi milenial.
Baca Juga: 8 Fakta Unik Choupette, Kucing Karl Lagerfeld yang Berpenghasilan Rp42 Miliar Setahun
“Ini era digital, jadi ya semua gampang diakses. Anak SD saja sekarang sudah enggak bisa lepas dari Youtube, anak-anak sekolah pegang smartphone semua enggak bisa hidup tanpa smartphone, semua dibuat serba gampang. Inilah yang pada akhirnya membuat orang-orang yang punya paham radikal jadi paham betul memanfaatkan hal ini, tahu betul celahnya,” pungkas Shintya.
(Utami Evi Riyani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.