Lantas, apa yang bisa dilakukan untuk membuat emosi itu terjaga dengan baik? Dijelaskan Psikolog Karina, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah jangan ditekan, jadi emosi yang ada dirasakan dan dikeluarkan tapi dengan cara yang tepat.
"Saya sih biasanya menyarankan dengan menuliskannya di buku diari atau jurnal atau melalui gambar atau hal apa pun yang bisa membuat si anak mengekspresikan emosinya dengan cara yang dia sukai, supaya dia paham bagaimana mengekspresikan emosi dengan cara positif," ungkapnya.
Khusus untuk marah, sambung Psikolog Karina, kita bisa memberikan waktu pada si anak untuk merasakan, namun tetap menahan diri untuk tidak segera memberikan respons. Cara ini diharapkan bisa menahan emosi marah yang terlalu membludak di kebanyakan anak muda.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.