Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mau Buang Sial? Lepas Burung Ini saat Imlek!

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Minggu, 03 Februari 2019 |09:00 WIB
Mau Buang Sial? Lepas Burung Ini saat Imlek!
Tradisi lepas burung pipit saat Imlek (Foto: Omkicau)
A
A
A

Masyarakat Tionghoa sebentar lagi akan merayakan Imlek. Tahun Baru China itu dianggap sebagai awal dari keberkahan dan kejayaan. Doa dan harapan terbaik dipanjatkan di momen tersebut. Selain bagi-bagi angpao, tradisi berdoa ke klenteng dan makan bersama dengan keluarga menjadi bagian dari merayakan Imlek.

Momen kebersamaan saat berdoa di klenteng biasanya paling ditunggu. Masyarakat Tionghoa akan berlomba-lomba memanjatkan doa terbaik mereka di momen itu. Tak hanya itu, di klenteng juga biasanya dilakukan tradisi yang dari dulu sampai sekarang masih dilakukan.

Adalah Fang Shen. Tradisi ini dilakukan dengan melepaskan makhluk hidup. Biasanya, yang dilepaskan adalah burung pipit. Menurut beberapa sumber, ada makna tersirat di balik tradisi ini.

infografis

Beberapa orang mengartikannya sebagai medium untuk membuang sial, meminta rezeki berlebih, atau niat lainnya. Intinya, proses pelepasan burung pipit ini tergantung dari bagaimana niat Anda saat melepaskannya.

Tradisi Fang Shen ini sendiri artinya sangat luas. Namun, secara garis besar, tradisi ini diartikan sebagia langkah untuk memberikan kebebasan terhadap makhluk hidup, khususnya mereka yang dikandangkan.

lepas burung pipit

Lebih lanjut, Indigo Person Furi Harun menjelaskan kalau prosesi melepaskan burung pipit ke alam bebas dalam ilmu kepercayaannya bermakna menghapus hutang pihutang.

"Saya juga lepas burung. Biasanya, mereka yang mau lepas burung itu orang yang memang ada masalah hutang pihutang atau perceraian," terangnya pada Okezone saat diwawancarai langsung di kediamannya di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, beberapa hari lalu.

Furi melanjutkan, dalam kepercayaannya, prosesi lepas burung biasanya dilakukan di laut atau di halaman rumah. Ini pun ada maknanya.

"Kita semua paham kalau berdoa, ya, ke Tuhan. Lalu, jika punya uang berlebih sebaiknya diberikan ke fakir miskin. Tapi, kenapa kita tidak memberikan sumbangsih ke alam? Nah, melakukan lepas burung ini sebagai cara kita berterima kasih ke alam," tuturnya.

Furi menambahkan, dengan manusia berbuat baik ke alam, maka alam akan memberikan pertolongan balik ke manusia. Tidak ada salahnya memberikan sesuatu ke alam, terlebih jika Anda belum pernah memberikan apa-apa.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement