Menunggu buah hati dalam kandungan selama 9 bulan ke depan sudah menjadi tantangan tersendiri bagi para calon ibu. Namun, risiko penyakit diabetes mellitus masih mengintai, terlebih bila sang ibu ngidam dengan makanan manis.
Adalah diabetes gestasional, yakni penyakit karena hormon insulin tak mampu mengontrol glukosa pada masa kehamilan. Pada setiap wanita hamil gejalanya bisa berbeda-beda, tetapi gejalanya mirip pada diabetes umumnya.
Misalnya, ibu hamil yang memiliki diabetes gestasional sering merasa haus, namun terus-terusan ke kamar kecil. Badan mereka pun menjadi lelah hingga mulut menjadi kering.
Lalu, bagaimana cara mengetahui secara pasti seorang ibu memiliki diabetes gestasioal? Umumnya, dokter akan memeriksa ibu hamil dengan melakukan tes berupa meminum larutan glukosa atau sirup gula yang dicampur dengan 200 cc. Lalu, beberapa jam kemudian, dokter akan melihat apakah pasien butuh tindak lanjutan seperti berpuasa selama kurang lebih 8 jam sebelum meminum kembali larutan gula tersebut. Jika dalam tes ambil darah kandung glukosa masih tinggi setelahnya, si calon ibu dipastikan menderita diabetes gestasional ini.
”Diabetus mellitus pada orang hamil itu lebih sulit lagi (pengobatannya-red). Tidak semua ibu hamil mau meminum larutan glukosa dengan air tersebut,” tutur Bendahara Perkumpulan Endrokrinologi Indonesia (PERKENI) dr. Fatimah Eliana, SpPD-KEMD, di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, pada Kamis 20 Desember 2018.

Ibu hamil yang terlambat didiagnosis bisa fatal akibatnya terhadap jabang bayi. Karena mereka berpotensi memiliki diabetes yang diturunkan oleh ibunya, meskipun belum menerapkan gaya hidup yang tak sehat.
Tapi, jangan khawatir, bila ditangani dengan cepat dan tepat, baik sang calon ibu maupun bayinya mampu selamat dari malapetaka diabetes gestasional ini. Para ibu hamil juga bisa mengonsumsi sayur berserat atau kacang-kacangan serta buah kaya vitamin seperti alpukat.
Terapkan juga diet sehat, seperti makan 3 kali sehari dengan santapan yang cukup kadar gulanya. Karena biasanya asupan gizi pada ibu hamil sering tak menentu. Senam atau jogging juga bisa, lho, merelaksasi pikiran untuk mencegah meningkatnya hormon insulin dan baik pula bagi janin. Jangan lupa berkonsultasi kepada dokter bidan dalam mencari saran tentang diabetes gestasional ini, ya.
(Helmi Ade Saputra)