Usut punya usut, berbagai rancangannya juga akan dibawa dalam ajang fesyen yang bertajuk The Modest Heritage of Indonesia yang akan digelar di Belanda pada Desember mendatang. Dengan mengusung tema "Authentic Series", Putri akan meramaikan bazaar dengan puluhan tas karyanya.
"Bule suka yang simpel, glamor tapi jangan banyak warna. Mereka suka gelap, simple, berkelas tapi warnanya netral. Orang tahunya tenun Troso itu warna warni, motifnya heboh. Saya angkat yang motifnya unik. Hanya satu warna jadi sekilas terlihat simpel," jelas Putri.
Namun begitu, Putri memiliki alasan tersendiri saat memutuskan untuk memilih kain tenun Troso. Menurutnya, kain tenun Troso dari Jepara memiliki corak dan motif yang menarik.
"Sekarang banyak banget yang mengangkat kain Troso, tapi kebanyakan untuk baju saja. Untuk tas sudah ada, tapi belum banyak. Saya bikin tas untuk pesta dari tenun Troso, jadi kalau orang lihat mereka mengenali ini bikinan Putri," kata Putri.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.