Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Membacakan Dongeng untuk Anak, Idealnya Berapa Lama?

Leonardus Selwyn , Jurnalis-Rabu, 28 November 2018 |18:31 WIB
Membacakan Dongeng untuk Anak, Idealnya Berapa Lama?
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

MENCERITAKAN dongeng kepada anak sebelum tidur memang sangat efektif dalam membantu perkembangan motorik dan kecerdasan sang anak. Alhasil saat ini banyak komunitas yang mulai menyosialisasikan para orangtua untuk mulai membiasakan mendongeng pada buah hati mereka.

Mendongeng biasanya dilakukan pada saat santai, biasanya dongeng diberikan kepada anak ketika mereka hendak tidur. Dongeng yang didengarkannya akan mudah diserap dan masuk ke dalam imajinasinya saat tertidur.

Melihat hal tersebut, pendiri Komunitas Ayo Dongeng Indonesia, Ariyo Zidni, menegaskan bahwa dongeng merupakan sarana edukasi yang paling murah dan mudah. Ia mengatakan mendongeng sudah dapat dilakukan oleh para orangtua sejak anak masih di dalam kandungan.

Baca Juga: Penampilan Lucinta Luna di Video Klip Terbaru yang Dibilang Tiru Agnez Mo

“Mendongeng memang sudah bisa dilakukan oleh para orangtua sejak anaknya masih berada di dalam kandungan. Biasanya usia 8-9 bulan sudah bisa didongengkan," tutur Ariyo, saat dijumpai Okezone di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (28/11/2018).

"Memang janinnya belum bisa mendengar, namun mereka sudah bisa merasakan perbedaan frekuensi dari suara sang ibu,” tambah dia.

Ariyo mengatakan, saat ini sudah tersedia banyak pilihan bagi orangtua untuk menceritakan dongeng kepada anaknya. Menurutnya bukan hanya kisah fabel atau tentang kerajaan, namun tentang sejarah tanah air pun bisa didongengkan kepada anak.

“Pilihannya ada bermacam-macam ya. Tidak hanya kisah pangeran dan putri, tapi bisa juga legenda dan perjuangan Indonesia. Semuanya bisa diceritakan kepada anak tergantung bagaimana kreativitas sang orangtua,” lanjutnya.

Baca Juga: Ingin Cepat Hamil? Simak Fakta-Fakta Ovulasi yang Belum Anda Ketahui

Namun, Ariyo berpesan kepada orangtua, agar bisa lebih kreatif dalam mendongengkan cerita kepada anak-anaknya. Gaya pembawaan yang menarik dan pemilihan cerita yang menarik sangat penting bagi anak.

“Orangtua harus pandai dalam mendongeng. Pilih cerita yang membuat sang anak tertarik dan penasaran. Selain itu waktu mendongeng juga harus diperhatikan,” sambungnya.

“Jangan terlalu lama. Untuk anak berusia lima tahun, durasi sekira tiga menit juga sudah cukup. Jika mereka mulai bosan, carilah cara untuk membuatnya kembali tertarik. Tapi jika masih gagal, sebaiknya dihentikan saja,” tuntas Ariyo.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement