Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hewan Terlambat di Dunia Ini Hanya Buang Kotoran Seminggu Sekali

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Jum'at, 23 November 2018 |22:08 WIB
Hewan Terlambat di Dunia Ini Hanya Buang Kotoran Seminggu Sekali
Hewan ini hanya buang kotoran seminggu sekali (Foto:Ist)
A
A
A

PERNAHKAH Anda melihat hewan yang satu ini? Hewan ini adalah bentuk asli dari karakter Syd yang ada dalam serial Ice Age. Sloth identik dengan kemalasan dan cenderung menjadi makhluk paling lamban yang pernah ada di bumi.

Selain memiliki gerakan yang lambat, namun, sloth memiliki satu kebiasaan unik yang mungkin tidak dimiliki oleh hewan lainnya yang ada di bumi. Percaya atau tidak, mamalia arboreal ini hanya membuang kotoran, rata-rata, seminggu sekali.

Bukan hanya fenomena ini saja yang akan membuat terkejut. Namun, hewan malas ini dapat menurunkan hingga sepertiga berat tubuhnya dalam sekali membuang kotoran. Hal ini sangat terlihat jelas dimana perut mereka mengecil secara fisik saat mereka melakukannya.

 two sloths on a tree in costa rica

Masih belum diketahui apa sebenarnya alasan seekor sloth jarang buang air besar selama hidupnya. Ternyata, satu-satunya hal yang menghentikan kotoran untuk menghancurkan adalah saat perut dan organ internal mereka terhubung ke sisi tubuhnya.

Untuk menghentikan jumlah kotoran dalam jumlah besar, ia meremas paru-paru dan diafragma ketika mereka menggantung terbalik di pohon. Sloth secara efektif memiliki organ internal yang ditempelkan ke tulang rusuk dan pinggul mereka.

Makhluk yang tidak menarik ini memiliki metabolisme lambat, dan membutuhkan waktu hingga sebulan untuk mencerna jenis makanan tertentu. Pasalnya tubuh mereka berjuang untuk mendapatkan setiap nutrisi.

Namun, hal yang lebih menarik adalah ketika mamalia paling lambat bergerak di dunia ini hendak mengeluarkan kotoran mingguan mereka. Sloth memiliki risiko kematian. Untuk buang air besar, sloth membuat jalan keluar dari pohon dan turun ke tanah, di mana mereka menjadi buruan predator.

Di tanah, mereka melakukan apa yang dinamakan 'tarian poo', rutinitas yang aneh di mana mereka menggoyangkan punggung mereka dan membuat lubang kecil di tanah agar faeces bisa masuk. Ketika mereka selesai, mereka memanjat perlahan-lahan kembali ke pohon untuk mendapatkan keselamatan.

 Three-toed Sloth (Bradypus variegatus) moving on cecropia tree, one of the more than 200 species of trees that sloths use to live and to feed on, Costa Rica

Pooing (proses buang kotoran) adalah hal paling berbahaya yang bisa dilakukan oleh sloth, dan menurut National Geographic, lebih dari setengah sloth kehilangan nyawa mereka saat hendak buang air besar. Hingga saat ini tidak ada yang mengetahui mengapa sloth enggan buang air dari atas pohon.

Ada beberapa teori tentang masalah ini. Pada 2014, para peneliti dari University of Wisconsin berhipotesis bahwa mamalia yang bergerak lambat turun untuk mendapatkan bantuan dari ngengat. Ngengat yang hidup dengan sloth membantu menyuburkan sejenis ganggang di bulu mereka.

Hal ini diduga baik untuk kelangsungan hidup mereka karena memberikan bulu mereka warna kehijauan, menyamarkan mereka dari pemangsa dan berpotensi menyediakan nutrisi ketika dimakan atau diserap melalui kulit sloth.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement