Menariknya, busana kasual ini mengusung banyak tema yang dikolaborasikan dalam satu model. Lia mengandalkan motif batik mega mendung dengan pilihan look army, namun tetap feminim.
Lia membeberkan filosofi "Mata" yang menjadi salah satu tema busananya kali ini. Menurutnya, mata adalah jendela jiwa dan sebuah indera yang menjadi tempat tercurahnya pikiran dan perasaan.
"Mata dapat melirik, berkedip, memandang, bahkan menetetesan air mata. Sepasang mata indah bekerja saling mengisi dan menunjang satu sama lain yang selalu setia menemani hari-hari seseorang," ujar Lia saat ditemui di Hartono Mall, Yogyakarta.
Di sisi lain, mata juga punya kekuatan yang dapat meluluhlantakkan pikiran dan perasaan seseorang. Fokus, setia, dan jiwa bertanggung jawab adalah tiga perpaduan yang melambangkan kekuatan mata sesungguhnya.
Baca Juga: Bersahabat & Selfie dengan Kerbau, Petani Asal Thailand Mendadak Viral di Media Sosial