(Baca Juga: Celana Dalam Hitam Terpampang! Meghan Markle Kenakan Rok Tembus Pandang)
Sepuluh baju hasil rancangannya yang dibawa terinspirasi dari tentara-tentara Romawi. Dimana tentara Romawi yang gagah berani, tapi tetap ada kesan seksinya pada wanita. Karena busananya berbahan dari kulit, sehingga agak kesulitan saat menjahit.
"Jahitnya agak lama karena sering jarum patah ketika menjahitnya. Kulit bisa menempel dengan dibordir dan dipayet, hal itu sangat rumit dan dibutuhkan ketelatenan. Jika tidak, maka tidak akan jadi-jadi bajunya," papar Dyan.
Satu baju membutuhkan waktu 2 minggu sampai sebulan proses pengerjaan. Hal tersebut tergantung dari detail payetnya. Dengan ikut festival fashion di Australia diharapkan bisa mendapatkan market di negeri kangguru itu.