Meminum obat lain seperti pengencer darah, antasid, antihistamin, obat anti-inflamasi, obat psoriasis, diuretik, obat antijamur, steroid, obat diabetes, relaksan otot, obat migrain, beberapa antidepresan, dan kontrol kelahiran hormonal bersama antibiotik dapat membuatnya bekerja kurang efektif.

Infeksi jamur
Antibiotik mengubah susunan bakteri dalam tubuh sehingga dapat membuat seseorang rentan mengalami infeksi ragi dan jenis lain dari pertumbuhan jamur. Infeksi ini dapat terjadi di mulut (sariawan), pada kulit, atau di bawah kuku jari. Selain itu, antibiotik yang dikonsumsi dalam jangka panjang dapat mengganggu keseimbangan bakteri di Miss V sehingga mengubah pH dan dapat berkontribusi pada infeksi ragi.
Baca juga: Video Anjing Isap Puting Majikannya, Netizen Malah Gagal Fokus
Alergi