Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kurang Tidur Berpotensi Remaja Lakukan Bunuh diri

Agregasi Sindonews.com , Jurnalis-Rabu, 03 Oktober 2018 |16:07 WIB
Kurang Tidur Berpotensi Remaja Lakukan Bunuh diri
Seorang Remaja (Foto: Scary Mommy)
A
A
A

Maraknya perilaku berisiko pada remaja hingga bunuh diri ternyata ditengarai akibat waktu tidur yang kurang.

Para penulis yang mempublikasikan dalam The Journal of the American Medical Association (JAMA) Pediatrics menyebutkan bahwa remaja usia sekolah yang waktu tidur malamnya lebih sedikit itu meningkatkan peluang bagi dirinya untuk melakukan perilaku membahayakan.

"Risiko saat mengemudi dalam kondisi mabuk, melakukan aktivitas seksual tidak aman, berperilaku agresif, dan menggunakan alkohol, tembakau, dan obat-obatan lainnya," tulis para peneliti yang hasil penelitiannya dipublikasikan dalam jurnal JAMA Pediatrics, demikian laporan CNN, Rabu (3/10/2018).

Baca Juga :

Dalam studinya, para peneliti melibatkan peserta remaja yang memiliki waktu tidur delapan jam atau lebih, dan tujuh jam, enam jam atau kurang dari enam jam. Ternyata, tim peneliti menemukan ada hubungan yang kuat antara kurang tidur dengan suasana hati dan menyakiti diri sendiri. Remaja dengan waktu tidur kurang dari enam jam setiap malam itu berisiko tiga kali untuk melakukan percobaan bunuh diri dibandingkan dengan remaja yang memiliki waktu tidur hingga delapan jam atau lebih.

Mereka juga dilaporkan melakukan percobaan bunuh diri yang menyebabkan mereka memerlukan perawatan.

Hasil penelitian itu berdasarkan data dari Februari 2007 hingga Mei 2015 dari Survei Perilaku Berisiko Pemuda, survei yang berbasis di Amerika ini berhubungan dengan risiko kesehatan di masa muda, dan ditemukan lebih dari 70 persen siswa SMA yang tidak memenuhi rekomendasi waktu tidur malam selama delapan jam.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement