Anehnya, orangtua kandung si anak pada awalnya tidak terlalu peduli dengan anak mereka yang faktanya telah hilang karena diculik. "Hal ini terlihat dari ayah dari si anak yang hanya mondar-mandir tidak khawatir anaknya hilang," ungkap Sandie.
Tapi, karena si ibu lebih khawatir, alhasil orangtua kandung anak penguin ini pun panik dan berusaha merebut anaknya yang ternyata ada di pasangan gay penguin. Perebutan anak pun terjadi dan perkelahian dimulai. Kebun binatang itu pun ramai karena pertikaian perebutan anak. Sandie yang melihat pertikaian semakin heboh, akhirnya coba melerainya.
"Bayi yang baru lahir itu akhirnya dikembalikan ke orangtuanya. Tapi, karena saya melihat bahwa pasangam gay itu sangat terpuruk, kami sepakat untuk memberi mereka telur dari seorang ibu yang tidak bisa merawatnya dengan baik," papar Sandie. Ah, ada-ada saja!
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.