
Pada acara yang digelar Sabtu (29/9/2018) di Kedoya, Jakarta Barat, dr Tjahjono menerangkan bila situasi yang sama bisa terjadi pada pasien katarak dengan kondisi tertentu seperti asma atau alergi.
(Baca Juga:PB IDI Kerahkan Tim Medis untuk Tangani Korban Bencana Tsunami Palu)
"Biarpun matanya relatif normal tapi kalau punya sakit asma, gatal-gatal, ada diabetes, pakai obat-obatan, ada kondisi-kondisi lain maka kualitas darahnya bisa berubah. Bila sudah begitu maka tentu jadi cepat katarak. Sebab meskipun sudah disaring sebaik mungkin tetap saja kandungan obat dan darah masuk ke lensa dan memengaruhinya," jelas dr Tjahjono.
Faktor lainnya adalah paparan sinar matahari berlebih dan layar gadget. Seperti yang diketahui, paparan sinar matahari tak hanya berbahaya bagi kulit. Bila mata menatap langsung matahari maka dapat memberikan pengaruh buruk. Selain itu, terlalu sering melihat ponsel dapat membuat minus yang apabila sudah terlalu tinggi cukup berisiko.
(Utami Evi Riyani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.