Dia pun berharap Festival Lawang Kota Tua yang berlangsung dari 27 sampai 29 September nanti, dapat menarik jumlah wisatawan lebih banyak ke Malang. Selain itu, masyarakat diharapkan dapat mendapat untung dari Festival Lawang Kota Tua ini.
"Yang tidak kalah penting, bagaimana keramaian dalam festival ini menciptakan ekonomi kreatif. Masyarakat menghasilkan kreasi dan dengan kreasinya itu menghasilan manfaat, utamanya yang menyangkut pendapatan," tambah Rendra.
Festival Lawang Kota Tua baru pertama kali digelar dan termasuk dalam 100 Calendar of Event Kementerian Pariwisata. Rendra mengaku akan melakukan evaluasi setelah acara ini berlangsung, agar kegiatan serupa tahun depan bisa lebih baik.
"Ini kan baru pertama kali, tentunya akan ada evaluasi sehingga tahun depan jadi lebih baik. Baik acaranya, kunjungannya maupun hasilnya," pungkas Rendra.
Festival Lawang Kota Tua dimeriahkan dengan pertunjukan budaya, kesenian tradisional, jajanan kuliner tempo dulu dan masa kini, beragam produk UKM dan industri kreatif, serta sejumlah perlombaan yang juta berbau budaya dan kesenian tradisional.