Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Peneliti Berikan Ekstasi kepada Gurita agar Mampu Bersosialisasi dengan Sesamanya

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Kamis, 27 September 2018 |07:29 WIB
Peneliti Berikan Ekstasi kepada Gurita agar Mampu Bersosialisasi dengan Sesamanya
Gurita (Foto: Popularmechanics)
A
A
A

Gül Dölen, salah satu rekan penyelidik ingin menguji apakah respons yang sama berlaku pada gurita. Ini adalah salah satu tes MDMA pertama yang menggunakan subjek non-mamalia. Cephalopoda adalah keluarga hewan lunak termasuk gurita, yang terkenal karena kecerdasan mereka.

"Sangat sulit untuk menerapkannya pada gurita karena mereka cukup pintar dan mampu melakukan semua hal canggih. Mereka memiliki otak yang sangat berbeda dari mamalia," tutur Dölen.

Meskipun ada perbedaan besar antara manusia dan gurita, namun transporter tampaknya bekerja hampir sama. MDMA diberikan kepada lima gurita laki-laki dan satu gurita betina, yang kemudian ditempatkan di tangki yang sama. Para gurita juga diberi objek untuk mengalihkan perhatian mereka.

Biasanya, mereka mungkin memilih "mainan" dan menghindari semua kontak dengan anggota spesies mereka kecuali pada musim kawin. Sementara ada kecenderungan untuk bersosialisasi dengan gurita betina.

Gurita jantan disosialisasikan dalam kondisi tertentu. Sesuatu yang hampir tidak pernah terdengar di luar skenario agresif di alam liar.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement