Dalam video tersebut, Dasovich berhasil meyakinkan teman-temannya, yang belum pernah melakukan perjalanan ke Asia sebelumnya, untuk menyelam ke sungai. Setelah melihat beberapa anak-anak berenang di air yang sangat kotor, dia pun melompat bersama anak-anak tersebut. "Bau, itu bau," kata vlogger dari Filipina.
"Ini lucu karena orang asing (teman saya), mereka tidak menyadari betapa busuknya bau itu, atau polusi di sana, mereka hanya bersenang-senang," ujarnya.
“Mereka sepertinya tidak terlalu keberatan. Terganggu oleh tawa anak-anak, dan semua keributan dan kerumunan orang di sekitar, mereka benar-benar hanya dapat menikmati momen dan berbaur dengan penduduk setempat,” lanjutnya.

Dasovich pun menggunakan kesempatan itu untuk menarik perhatian, dan membantu meningkatkan kesadaran tentang keadaan Sungai Pasig. Padahal, dulunya Sungai Pasig menjadi Taman Air yang sangat mulia di Manila.
“Salah satu masalah terbesar di Filipina jelas merupakan dampak manusia terhadap lingkungan. Dan sangat mudah untuk menyalahkan pemerintah atau sektor swasta, tetapi pada akhirnya itu benar-benar tergangtung kepada kita, Anda dan saya. Tanpa disiplin, tidak akan ada kemajuan,” tutur dia.