
“Kami sangat senang untuk menggabungkan pengalaman kami dalam membangun merek kecantikan dan fashion global dengan Pat dan kreativitas dan gairah timnya yang tak tertandingi,” ujar Granoff. Menurut Business of Fashion , kerja sama ini membawa total dana Pat McGrath Labs menjadi USD88 juta (Rp1,2 triliun) hanya dalam dua tahun sejak ia meluncurkan merek. Nilai bisnis Pat pun diperkirakan mencapai USD1 miliar (Rp14,4 triliun), mengalahkan Kylie Cosmetics yang bernilai USD800 juta (Rp11,5 triliun). Berkat kerja sama ini, produkproduk Pat McGrath Labs saat ini sudah tersedia di 54 toko Sephora dan Sephora.com. Menurut Pat, konsumen juga dapat berbelanja di situs e-commerce sendiri, PatMcGrathLabs.com.
Di sisi lain, setiap musim peragaan busana, Pat dan timnya bekerja di lebih dari 60 peragaan busana. Untuk masing-masing peragaan busana, Pat dibayar USD40.000 (Rp576 juta). Untuk make-up personal, Pat memasang tarif USD7.000 (Rp100 juta) di Eropa dan USD10.000 (Rp144 juta) di Amerika. Untuk make - up dalam kampanye iklan, Pat memasang tarif sekitar USD10.000 (Rp144 juta) per hari. Saat ia ditunjuk sebagai direktur kreatif Procter & Gamble (P&G), dia menandatangani kontrak tahunan senilai USD8 juta (Rp115 miliar).
BACA JUGA:
Menurut informasi yang dilansir C elebritynetworth.com, Pat saat ini memiliki kekayaan bersih sekitar USD700 juta (Rp10 triliun). Kekayaan ini bersumber dari keuntungan label kecantikannya, Pat McGrath Labs serta pekerjaannya sebagai make-up artist di berbagai peragaan busana dan iklan fashion ternama.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.