Alasan sejarah
Masker wajah pertama kali diadopsi dari budaya Jepang, sebagai reaksi terhadap pandemic Flu Spanyol yang sempat melanda negara tersebut pada tahun 1918. Saat itu, selendang dan kain penutup kepala juga diadopsi sebagai salah satu cara untuk mencegah penyebaran virus. Setelah kasus Flu Spanyol usai, penggunaan masker masih terus dilakukan untuk mencegah wabah penyakit lainnya.
Seperti saat bencana gempa bumi yang melanda wilayah Kanto pada tahun 1923. Udara dipenuhi dengan abu dan asap selama berminggu-minggu, mau tidak mau semua penduduk harus menggunakan masker wajah untuk meminimalisir risiko infeksi pernafasan.
Baca juga: Pergelangan Tangan Sedang Sakit, Kim Kardashian Rekrut Asisten Selfie
Praktik ini kemudian dikatakan telah menyebar ke negara-negara di kawasan Asia Timur seperti China, Taiwan, Korea Selatan, dan masih banyak lagi. Tahun 2003, saat wabah SAR melanda Hong Kong, seluruh penduduk diharuskan mengenakan masker. Seiring berjalannya waktu, alasan untuk memakai masker pun berkembang melampaui tujuan awalnya.
