
Menariknya, bagi para wanita yang telah mengandung dan mempunyai anak sebelum usia 25 tahun disebutkan cenderung kurang mampu secara finansial dalam jangka panjang dan kehilangan sekitar dua hingga dua setengah tahun pendapatan tahunan dalam kariernya. Sementara itu, untuk yang menjadi seorang ibu setelah berusia 28 tahun, studi menyimpulkan bahwa wanita yang menjadi ibu setelah usia 28 dan sebelum 31 tahun juga cenderung memperoleh lebih sedikit uang dalam kehidupan karier profesionalnya.
Di sisi lain, wanita yang merencanakan untuk mempunyai anak ketika beradi di usia kepala tiga, misalnya di umur 31 tahun dikatakan mendapatkan lebih banyak uang selama karier mereka daripada wanita yang tak mempunyai anak. Begitu juga dengan mereka, para wanita yang menunda kehamilan sampai di titik usia 37 tahun, dapat menambahkan sekitar pendapatan setengah tahun untuk penghasilan seumur hidup mereka.
BACA JUGA:
Namun pada akhirnya, mungkin bukan ide terbaik untuk merencanakan untuk menjadi orang tua dengan hanya memikirkan apa yang terbaik untuk saldo keuangan Anda. Faktanya, secara finansial mungkin tidak ada hubungannya dengan kesuburan, keadaan pikiran emosional dan hubungan yang dibina bersama dengan pasangan. Faktor soal keuangan dan karier tentu saja penting tetapi mungkin bukan satu-satunya parameter ketika memutuskan untuk menjadi orang tua. Demikian seperti dilansir Timesofindia, Kamis (23/8/2018).
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.