Kekayaan nilai filosofis dalam batik memang menjadi dasar utama peserta Dekranasda Carnival 2018 dalam menciptakan karya. Menariknya, peserta selalu mengangkat nilai tersebut dari kearifan lokal.

Peserta dari kabupaten Pati misalnya. Mereka menampilkan kostum kreasi batik yang mengandung spirit perpaduan antara karakter individu pesisir dengan sejarah. Hasilnya, penyatuan garis-garis tegas dan bergelombang berbaur antara dominasi warna coklat. Mereka menyebut semangat batik yang mereka bawakan bernama Saridin Andum Waris.
(Baca Juga:Replika Pabrik Gula De Tjolomadoe dari 2 Ton Ubi Cetak Rekor MURI)
Tim Kabupaten Jepara menampilkan kostum yang terinspirasi dari bunga sepatu yang sedang mekar dan berbahan organik. Tema ini dipilih karena bunga sepatu yang bisa tumbuh dimana-mana lekat dengan spirit Kartini, pahlawan wanita Kota Ukir, yang mampu menginspirasi Indonesia.
