
Di sisi lain, Meghan sendiri merasa marah dan benar-benar bertumpu pada Harry sang suami, dan juga kepada sahabat-sahabat terdekatnya.
"Di masa lalu, Meghan telah melewati masa-masa yang sulit dengan ayahnya, tetapi di satu sisi Meghan sebagai anak memang mencintai Thomas. Itu yang sangat sulit tentang masalah ini," ungkap sumber lainnya.
Sementara itu, pihak istana kerajaan Inggris juga dikatakan sudah menimbang untuk melakukan strategi yang lebih agresif untuk menghadapi permasalahan dengan Thomas.
"Pihak istana yang mana biasanya mengambil kebijakan tegas untuk tidak mengomentari masalah pribadi, kini mempertimbangkan strategi yang lebih agresif untuk menghadapi situasi dengan ayah Meghan dan juga saudara perempuannya. Tidak ada yang mau melihat masalah ini terus berlarut-larut," tambah sang sumber.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.