Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Benarkah Sering Marah-Marah Menandakan Seseorang Terkena Hipertensi?

Tiara Putri , Jurnalis-Senin, 13 Agustus 2018 |16:15 WIB
Benarkah Sering Marah-Marah Menandakan Seseorang Terkena Hipertensi?
Ilustrasi (Foto: Today)
A
A
A

Selain itu, tekanan darah tinggi juga berhubungan dengan meningkatnya depresi dan gangguan kecemasan. Oleh karenanya, konsultasi ke ahli kejiwaan diperlukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

 (Baca Juga:6 Makanan yang Wajib Dikonsumsi Ibu Hamil, Khasiatnya Luar Biasa)

"Tentu kalau sudah sampai gangguan psikis yang berat itu harus berkonsultasi dengan ahlinya jadi ke dokter spesialis kejiwaan atau psikiater. Ini juga jangan salah paham, tidak berarti orang yang datang ke ahli itu orang gila," terang dr Bambang.

Menurutnya, gangguan kecemasan dan depresi harus dikenali sejak awal. Pasien membutuhkan konsultasi dengan ahlinya agar kondisi itu tidak berlanjut.

"Biasanya dengan konseling. Kalau memang berat, biasanya akan diberikan bantuan obat sementara. Itu ada ahlinya," pungkas dr Bambang.

(Utami Evi Riyani)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement