(Baca Juga:15 Fakta Hipertensi si Pembunuh Senyap, Gejalanya Sulit Dideteksi!)
"Beberapa orang sangat sensitif terhadap suara latar belakang yang relatif halus seperti mengunyah. Kepekaan ini cukup mengganggu untuk merusak pembelajaran," ungkap salah seorang peneliti, Logan Fiorella seperti yang dikutip Okezone dari Health, Senin (13/8/2018).

Ia melanjutkan, hasil penelitian ini mungkin sangat penting bagi siswa yang memiliki tingkat sensitivitas misophonia lebih tinggi. Mereka bisa menghindari belajar di tempat-tempat yang memiliki banyak suara seperti suara mengunyah, batuk, mengklik pena, atau kertas bergesekan. Dengan begitu mereka dapat belajar lebih fokus.
"Namun bila hal itu tidak dapat dihindari, penggunaan penutup telinga, fokus pada suara sendiri, atau menggunakan dialog internal yang positif dapat membantu proses pembelajaran," pungkas Logan.
(Utami Evi Riyani)