Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jijik! Wanita Ini Malah Masukkan Aneka Serangga dalam Menu Dietnya

Pradita Ananda , Jurnalis-Senin, 13 Agustus 2018 |22:11 WIB
Jijik! Wanita Ini Malah Masukkan Aneka Serangga dalam Menu Dietnya
Makan Serangga (Foto: Metro)
A
A
A

Joy sendiri mengatakan, proses memakan serangga bak makanan biasa ini juga awalnya ia rasa sulit namun untungnya dalam waktu singkat ia dapat mengatasinya.

"Aku paham rasanya melihat larva di depan mata, dan menggigitnya langsung itu akan memunculkan rasa aneh, tetapi aku dapat mengatasinya dengan cepat," ungkap Joy.

Dikatakan lebih detail, pertemuan Joy dengan CEO Chirps Chips, perusahaan yang membuat keripik dengan menggunakan protein serangga, mendorong dirinya menggali komunikasi lebih dalam cara memasak serangga. Di mana percakapan dengan sang CEO tersebut, diakui Joy semakin membuat dirinya semangat untuk segera memulai pola diet dengan memasukkan aneka serangga sebagai menu. Di luar, dorongan untuk membantu alam lingkungan yang lebih baik di dunia.

"Semakin banyak aku dengar tentang serangga yang bisa dimakan, aku semakin tertarik. Aku ingin memulainya langsung saat itu juga. Selain itu, Anda pasti pernah membaca laporan tentang cara bahwa kita kehabisan sumber daya dunia, jadi ini adalah cara makan yang jauh lebih berkelanjutan. Serangga kaya protein dan zat besi, sama seperti daging, tetapi tanpa menggunakan banyak sumber daya. Jadi saat Anda Ketika Anda berpikir bisa mendapatkan manfaat kesehatan yang sama dari segenggam jangkrik dengan manfaat daging sapi, memakan serangga tampaknya menjadi pilihan yang jauh lebih baik untuk masa depan planet ini. Ada begitu banyak pilihan luar biasa, belalang goreng, yang benar-benar terasa seperti keripik barbekyu renyah renyah, larva yang rasanya seperti bacon. Saya juga mencoba taco telur semut, rasanya asin dan 'meletup' seperti makan kaviar," tandas Joy.

(Renny Sundayani)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement