Pada tahapan aplikasi, tersaring 1.485 orang pendaftar yang memiliki kelengkapan administrasi untuk layak dinilai oleh tim Hoshizora Foundation. Kemudian tim melakukan wawancara serta home visit ke 103 orang di pulau Jawa dan 33 orang di luar pulau Jawa, sehingga terpilih 83 kandidat yang paling memenuhi syarat. Pada akhirnya, setelah hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Bidik Misi dari pemerintah serta masing-masing universitas pilihan diumumkan, terpilih 50 perempuan muda Indonesia berprestasi yang berhak menerima manfaat beasiswa Fair & Lovely Bintang Beasiswa.
Terkait proses seleksi, Reky bercerita, ”Perjalanan roadshow Fair & Lovely Bintang Beasiswa dalam merangkum 50 kandidat calon penerima beasiswa cukup panjang. Selama enam bulan, tim bertemu banyak sekali perempuan muda dengan berbagai latar belakang dan semangat tinggi untuk meraih cita-citanya. Mereka juga merupakan sosok perempuan yang aktif dan peduli lingkungan sekitarnya. Seperti ketika berkunjung ke rumah Ranti di Ponorogo. Dalam proses wawancara, ia menunjukkan lebih dari 30 sertifikat dan piagam, salah satunya didapatkan dari lembaga internasional atas keterlibatan dalam mendukung pelestarian budaya daerah.”

Selain Ranti, masih ada berbagai kisah lain yang menginspirasi dan memperlihatkan besarnya kesungguhan para perempuan muda Indonesia melanjutkan pendidikan di tengah keterbatasan mereka. Salah satunya Retno dari Yogyakarta yang selama ini mempelajari bahasa pemrograman secara otodidak, bahkan ia selalu berprestasi dan rajin mengikuti lomba agar dapat menabung untuk membeli komputernya sendiri. Ketika diumumkan menjadi salah satu penerima Fair & Lovely Bintang Beasiswa, ia sangat bahagia karena berkesempatan untuk mendalami ilmu komputer dengan lebih baik di perguruan tinggi.
”Fair & Lovely percaya semua perempuan di dunia termasuk di Indonesia berhak mengejar mimpi melalui pendidikan yang memadai agar mereka memiliki pemikiran yang lebih terbuka, mudah beradaptasi terhadap perubahan, serta bijak mencari solusi saat menghadapi permasalahan sehari-hari. Kami berharap kelimapuluh penerima beasiswa dapat memaksimalkan manfaat dari Fair & Lovely Bintang Beasiswa untuk mendukung mereka meraih pendidikan yang semestinya. Semoga di tahun-tahun berikutnya program ini dapat terus dilaksanakan agar terwujud generasi perempuan Indonesia yang siap membangun bangsa menjadi lebih baik,” tutup Felix.
(Hessy Trishandiani)