Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cara Mendidik Anak di Era Digital ala Najelaa Shihab, Salah Satunya Diberdayakan!

Tiara Putri , Jurnalis-Minggu, 22 Juli 2018 |13:31 WIB
Cara Mendidik Anak di Era Digital ala Najelaa Shihab, Salah Satunya Diberdayakan!
Pola Asuh
A
A
A

DI ERA digital sekarang ini, gadget dan akses internet sudah menjadi bagian dari kehidupan anak-anak. Mereka semakin dimudahkan untuk mencari informasi sebagai bahan pembelajaran. Akan tetapi, tak bisa dipungkiri bila hal ini juga membawa dampak negatif.

Tak sedikit anak-anak yang menyalahgunakan gadget untuk bermain game atau mencari informasi yang tidak layak. Hal inilah yang menjadi tantangan tersendiri bagi orangtua di era digital untuk mendidik anak. Inisiator Semua Murid Semua Guru dan Keluarga Kita, Najelaa Shihab memiliki tips untuk para orangtua agar dapat memastikan anak-anaknya berinteraksi dengan teknologi secara sehat dan bertanggung jawab.

 Baca juga: Terciduk Anak saat Berhubungan Seks, Segera Lakukan 5 Trik Ini

"Sebagai orangtua, kita perlu bersikap sensitif dan responsif, khususnya terkait aktivitas dan interaksi di dunia digital serta memahami tantangan dan hambatannya. Kita perlu membekali anak keterampilan dalam dunia digital dengan memberdayakan, bukan mengontrol, serta mencontohkan, bukan menasihatkan sehingga dapat bertanggung jawab ketika berinteraksi di dunia digital,” ungkap Najelaa seperti rilis yang diterima Okezone dari Shopee.

 Pola ASuh

Berikut “Tips Cerdas Mendidik Anak di Era Digital” ala Najelaa:

1. Berdayakan anak

Bukan sekadar melarang atau menyensor materi digital, orangtua juga perlu membekali anak dengan keterampilan untuk dapat memilah dan memilih konten serta aktivitas di dunia digital sesuai tahap perkembangannya.

 Baca juga: Viral Aksi Pedangdut di Acara Nikahan, Beringas Banget!

2. Memahami tantangan dan hambatan sebagai orangtua

Tantangan terbesar orangtua adalah tidak menjadikan pendampingan anak di duniandigital sebagai prioritas atau menganggapnanak akan paham dengan sendirinya. Hindari perlindungan yang memunculkan anggapan bila orangtua gaptek sehingga tidak perlu belajar lebih jauh mengenai dunia digital. Sebaliknya, orangtua harus turut serta belajar teknologi agar bisa memaksimalkan pengawasan terhadap anak.

3. Komunikasi efektif

Pastikan cara berkomunikasi orangtua padananak mencapai tujuannya yaitu memenuhi kebutuhan anak dan sesuai dengan tujuan pengasuhan. Pastikan sikap dan ucapan orangtua memberikan dampak positif pada anak, bukan malah sebaliknya.

Baca juga: Inilah Natalia Loewe, Dokter Seksi dan Cantik Istri Kiper Termahal di Dunia

 Pola Asuh

4. Membuat kesepakatan bersama

Buatlah kesepakatan dengan anak mengenai penggunaan teknologi. Penting bagi orangtua untuk turut melibatkan anak dalam membuat kesepakatan. Dengan demikian anak merasa pendapatnya dihargai dan dianggap penting sehingga dapat menerapkannya dengan tepat. Orangtua juga harus konsiste dalam menjalankan kesepakatan tersebut.

(Fakhri Rezy)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement