Ayahnya mendaftarkannya di Amerika Serikat Space Camp pada 2008, yang telah ia ikuti beberapa kali sejak itu. Dia juga berkelana ke Laval, Quebec, dan Izmir, Turki, akhirnya menjadi orang pertama yang mengunjungi ketiga Ruang Angkasa Nasa pada usia 12 tahun.

Selama pelatihannya, dia telah belajar tentang gaya berat mikro dan efeknya pada tubuh yang kehilangan oksigen. Dia telah mengambil bagian dalam simulasi misi, membangun roket dan robotiknya sendiri, dan bahkan mengarahkan kadet antariksanya di bawah namanya 'Blueberry', yang dia gunakan sebagai pegangan untuk berbagai akun daringnya.
Pada bulan April dia juga mengikuti kursus di bawah air, untuk mempersiapkannya untuk efek disorientasi ruang. Sebagian besar pelatihannya baru-baru ini dilakukan secara pribadi melalui Akademi Luar Angkasa Proyek Possum.
Ini adalah cabang dari Embry-Riddle Aeronautical University, sebuah universitas swasta yang mengkhususkan diri dalam penerbangan dan kedirgantaraan. Siswa tingkat lanjut diberikan lima hari instruksi akademis, termasuk pelatihan misi ketinggian tingkat tinggi di fasilitas ketinggian hiperbarik, serta angkasawan.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.