GAGALNYA mega bintang Timnas Argentina, Lionel Messi di Piala Dunia 2018, Russia, menjadi perbincangan banyak orang. Sebagian penikmat sepakbola menyayangkan kegagalan penyerang Barcelona itu. Namun, tak sedikit pula orang yang mem-bully Messi melalui beragam meme di media sosial.
Meski begitu, status Messi sebagai salah satu pemain terbaik di dunia sepanjang masa masih tak terbantahkan. Pria 31 tahun itu tidak begitu saja mencapai status tersebut. Messi melalui banyak rintangan hingga akhirnya mencapai prestasinya sebagai salah satu pemain terbaik dunia.
Leo, begitu dia sapa, membangun kariernya dari nol. Lahir di Rosario, Argentina, pada 1987, Messi pernah dinyatakan mengalami masalah kesehatan tubuhnya pada usia 11 tahun. Dokter menyatakan dia kekurangan hormon pertumbuhan yang membuat tubuhnya tak bisa tumbuh tinggi seperti anak-anak seusianya.
Baca Juga: Kenapa Tubuh Mudah Sakit saat Menstruasi? Ini Penjelasan Medisnya

(Foto: uecdn)
Penyerang berjuluk La Pulga ini bahkan sempat dilarang bermain sepak karena posturnya dianggap terlalu kecil. Namun, talenta emas yang dimilikinya akhirnya menemui jalan ketika dia direkrut sekolah sepakbola Barcelona, La Masia. Setelah bermain untuk tim junior Barcelona, Messi memulai debut di tim senior pada usia 16 tahun.
Lionel Messi juga merupakan sosok yang pantang menyerah. Bintang Blaugrana itu saat bermain kerap mendapat perlawanan keras dari para bek lawan yang posturnya jauh lebih besar darinya. Dia juga kerap dicemooh di lapangan hijau karena tubuhnya pendek.
"Saya melewati banyak musim untuk menjadi lebih baik dan lebih baik, itu harus menjadi ambisi saya. Saat Anda berpikir tidak ada perbaikan yang harus dilakukan adalah hal yang menyedihkan bagi pemain mana saja," ucap Messi, dilansir Fourfourtwo.
Baca Juga: 7 Tanda Perempuan Sudah Tidak Perawan, Apa Saja Ya?

(Foto: Thedrum)