Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Permainan Susun Balok Bisa Membentuk Kepribadian Anak, Ini Kata Ahlinya

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Rabu, 27 Juni 2018 |10:05 WIB
Permainan Susun Balok Bisa Membentuk Kepribadian Anak, Ini Kata Ahlinya
Permainan Balok Bangunan (Foto: Indiatimes)
A
A
A

Menurut Ahli Anak Sara Schmitt, permainan balok ini memang belum banyak menjelaskan bukti empiris yang menjelaskan pernyataan di atas, khususnya yang berkaitan dengan matematika dan pengembangan fungsi eksekutif. “Karena hal itu, saya ingin melakukan penelitian ini: Saya ingin memahami apakah saran yang saya buat untuk orang tua dan guru itu benar-benar valid," katanya.

Studinya pun terjadi dan membuahkan hasil. Berdasar penelitian Schmitt, intervensi blok semi terstruktur meningkatkan keterampilan matematika, seperti berhitung, pengenalan bentuk, dan bahasa matematika. Selain itu, dua indikator fungsi eksekutif, termasuk fleksibilitas kognitif dan fungsi eksekutif global pun nampak bekerja di sana. Lalu, terdapat fungsi eksekutif, di mana ini mengarah pada kemampuan untuk memperhatikan, mengingat, dan menggunakan respon lingkungan dan menghambat respons alami untuk mendukung yang lebih adaptif.

Menurut temuan ini lagi, anak-anak dari orang tua dengan pencapaian pendidikan rendah paling diuntungkan dari partisipasi intervensi. Hal ini menunjukkan blok bermain bisa sangat berdampak bagi siswa dari latar belakang sosial ekonomi yang lebih rendah.

"Blok ada di mana-mana; di ruang kelas anak usia dini dan di rumah, dan umumnya orang dewasa merasa nyaman ketika anak sudah memainkan permainan ini. Studi kami menunjukkan bahwa bermain dengan blok dalam format semi-terstruktur dapat meningkatkan keterampilan diri," lanjut Schmitt.

Dia menambahkan, permainan inj juga bisa menjadi sesuatu yang dapat memiliki banyak dampak, terutama bagi anak-anak dalam keluarga dengan status sosial ekonomi yang lebih rendah.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement